Perhitungan Gaji Anak Hotel

Bicara masalah gaji, postingan ini ditulis khusus untuk teman-teman yang baru graduate dan belum ada gambaran kira-kira berapa sih gaji kita kalau kerja di hotel? Tidak cuma buat fresh graduate nih, mungkin teman-teman lain ada yang berminat mencoba peruntungan di hospitality industry, berikut aku jabarkan.

Ini khusus untuk gaji karyawan biasa ya, kawan. Bukan casual/daily worker, level supervisor atau manajerial.

Sistem gaji di hotel-hotel pada umumnya meliputi gaji pokok/basic salary dan uang service/service charge. Nah, apa sih basic salary dan service charge itu?

Pengertian dari basic salary adalah gaji pokok yang mengikuti Upah Minimum Regional (UMR) masing-masing daerah. Ingat ya, UMR tiap daerah itu berbeda-beda. Aku ambil contoh di Bali. Walaupun Bali bisa dibilang gerbang destinasi terbesar datangnya turis-turis mancanegara, tapi UMR di sana terbilang kecil. Aku ambil angka tertinggi di Kabupaten Badung sebesar IDR 2.299.311 (UMR per 2017). Bandingkan dengan UMR di Jakarta yang berkisar IDR 3.355.750 (UMR per 2017). Lumayan jauh kan? Tapi kita gak bakal bahas besar dan kecilnya dulu. Baca lebih lanjut

Hotelier Baru Gede Punya Cerita #1

Hai… hai… AKU KEMBALI!!! Adakah yang kangen sama Mommy Miguel yang super unyu-unyu ini??? *minta ditabok readers* Hihihi…

Setelah… *cek kalender dulu* hampir 5 bulan tidak posting apa pun di rumah tercintah saya ini, kini daku kembali dengan sebuah serial kehidupan. *eaaakkk*

Eh, serius lho. Seperti yang telah diketahui oleh beberapa teman, saat ini aku berprofesi sebagai seorang hotelier di salah satu resort bintang lima yang berada di Lagoi, Bintan. Mungkin nama Lagoi apalagi Bintan cukup asing di telinga kalian. But, tidak ada salahnya kan searching di google? Hitung-hitung sebagai pengenalan terhadap wilayah di negara sendiri gitu lho. Masa mau kalah sama turis mancanegara? Mereka yang bukan warga Indonesia saja lebih mengenal negara kita daripada kita sendiri sebagai warga Indonesia. Malu ding! Mau diletak ke mana wajah cantik dan ganteng kita ini???

Oke, back to the topic. Jadi asal mula kenapa aku bisa menjadi seorang hotelier itu tidak terlepas dari pendidikan yang aku tempuh. Bagi teman-teman yang sudah pernah membaca posting aku yang berjudul Suka, Duka, Manis, dan Pahitnya Kehidupan Anak Training di Hotel pasti sudah tahu dong background pendidikanku? Ya walaupun aku lulus tanpa gelar, setidaknya sekarang aku sudah bisa mencari duit dari hasil keringatku sendiri.

Bagi orang awam, kata hotel mungkin selalu identik dengan sesuatu yang berbau negatif. Ngaku deh. Iya, kan? Tenang. Bukan kalian saja kok yang punya pemikiran seperti itu. I have been there. Serius. Dulu, aku juga pernah punya pemikiran seperti itu sebelum benar-benar mengenal dan paham dengan dunia perhotelan. Hotel yang identik dengan free-sex-lah, narkotika, kehidupan glamor, dan sebagainya.

Faktanya… kami ini adalah babu. Eitt, kami babu tapi bukan sembarangan babu lho. Kami babu tapi babu elit. Mana ada babu yang pakai uniform keceh? Hehehe…. Bercanda. Baca lebih lanjut