The Unspoken Mind : Who am I?

Remember me when the best of me has gone…

Aku merasa asing. Dengan penampilan, tingkah laku, cara bertutur kata, dan semuanya. Gak tau kenapa aku selalu merasa aku berhenti bertumbuh di usia 17 tahun, tepat pada saat aku masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Aku tidak tau apa yang terjadi. Ingatanku menurun. Cara berpikirku berubah. Dan ambisius yang selalu menjadi kebanggaanku hilang.

Aku gak kenal siapa diriku yang sekarang. Seolah 3 tahun setelah kelulusan sekolah, aku tak ubahnya benda mati yang hilang arah dibawa angin. Aku menulis ini bukan berarti aku kurang bersyukur. Hanya saja aku merasa apa yang aku jalani sekarang murni bukan karena keinginanku. Aku kangen sama diriku yang dulu. Aku kangen sama kehidupan dan rutinitasku yang dulu. Aku belum siap beranjak. Dunia orang dewasa terlalu kejam dan aku belum siap menerima segala beban hidup yang bikin aku stres dan tertekan.

Mungkin bisa dibilang dunia orang dewasa penuh dengan kepalsuan. Orang-orang tak segan menusuk dari belakang untuk mempertahankan eksistensinya, memperbaiki reputasinya, dan mereka tak segan menikam orang-orang gak bersalah untuk dijadikan kambing hitam. Baca lebih lanjut