Keluarga Marquez Punya Cerita [Bagian 2]

cove2r

Judul : Miguel Keselek Buah Duren

Cerita dari Mommy…

Beberapa hari belakangan ini, ada fenomena aneh di belakang rumah keluarga Marquez. Ada pohon nangka yang berbuah duren. Banyak pula tuh buahnya. Alhasil si Marc dan Miguel kegirangan banget karena buah duren ini buah kesukaan mereka. Ya, maklum ajalah ya. Di Cervera yang namanya buah duren tuh langka. Susah nyari. Bahkan saking susahnya sampai tetangga sebelah tuh bela-belain malingin buah duren kami. Eh, tau-taunya tuh tetangga ketiban sial. Si durennya gak mau jatuh dari pohonnya. Nah, si tetangga ini ngotot petik duriannya. Dan kalian tau apa yang terjadi selanjutnya.

Tepatnya pukul 12 lewat kosong-kosong, kami sekeluarga dengar bunyi BEDEBAP!!! Sontak saja kami sekeluarga terbangun.

“Beb, itu suara apa sih? Kok kayak suara nangka busuk jatuh?” Gue tanya sama Marc yang masih merem melek.

“Mungkin suara tikus kepleset di loteng kali, Sayang,” jawab Marc dan kembali lanjutin tidur.

Masa tikus bisa kepleset sih? Hm, gue mah iya-iyain ajalah.

Keeseokan harinya, si Miguel teriak-teriak geje di belakang rumah. Gue dan Marc langsung ngacir. Udah khawatir aja nih. Jangan-jangan ada apa-apa lagi sama Miguel ini. Soalnya beberapa hari ini si Miguel rada Drama King banget. Dikit-dikit teriak. Gak ada apa-apa pun teriak. Pokoknya bikin kuping Mommy dan Daddy-nya gatel deh.

Eh, sampai di belakang rumah, kami kaget bukan main. Pohon nangka berbuah duren kami rontok mamennn. Buahnya jatuh semua. Nah, kaki si Miguel ini kena ketiban duren. Aduh, kasihan sekali anakku ini.

Karena kebetulan sekarang lagi bulan puasa, gue dan Marc bikin takjil duren trus kita jualan di depan rumah. Lumayanlah pendapatan kami. Laris manis karena suami gue yang gue pajang di depan stan. Hihihi… Modus biar jualan kami laris.

Nah, malemnya si Miguel ini rengek-rengek minta dibukakan duren. Yo wes, si Marc yang bukain duren buat si Junior ini. Pas makan sebiji dua biji si Miguel biasa aja. Eh, pas makan biji ketiga tuh anak batuk-batuk sampai sesak napas.

Kontan dong kami panik. Eh, ternyata si Miguel ini keselek duren saking semangatnya makan tuh buah.

Aduh, Nak. Pelan-pelan dong makannya. Kasihan kamunya. Hmmm….

Sekian dari Mommy

Jangan lupa tinggalkan komentar ya. Jadilah pembaca yang budiman. Hargai penulis. Karena menulis itu tidak gampang. Gak percaya? Wah, silakan aja coba sendiri hihihi… *ngikik ala kuntilanak*

15 thoughts on “Keluarga Marquez Punya Cerita [Bagian 2]

    • Mungkin kali ya. Tapi, biasanya flash fiction ada kesan twist gitu. Hihihi… Si Miguel mah rakus *ya Tuhan, gue kejam amat ya nyebut anak sendiri rakus* -.-“

      Suka

    • Tuh kannn…. Strategi pemasaran aku berhasil… *berhasil, berhasil, horayyy….* #nyanyiAlaDora #najong
      Hihihi… Bukan si Marc yang jualan. Dia cuma jadi Sales Promotion Boy aja hihihi…

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s