Kilas Balik 2013 & Resolusi 2014

Well, mungkin inilah postingan terakhir saya di tahun 2013. It’s time to say goodbye… *ceilehhh*

Oke, postingan kali ini bukan fanfic, melainkan review perjalananku selama 2013 *sumpeh, ini kagak penting sama sekali* Tidak salahnya kan aku men-share apa yang aku alami di tahun ini?😀

1. Awal tahun. Pengalaman tak terlupakan. Aku dikasih kesempatan untuk berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Bahasa Jerman tingkat nasional atau Nationale Deutscholympiade di Jakarta. Ini pengalaman yang benar-benar nguras air mata dan emosi. Kenapa? Karena yang pertama, aku baru belajar bahasa Jerman cuma 6 bulan doang. Banyangin woi, 6 bulan *dalam hati aku mikir ini misi bunuh diri dan mempermalukan diri sendiri. Tapi untung aja selama lomba, semuanya berjalan lancar dan tak ada pengalaman yang memalukan* Hihihihi… Dan, yang kedua adalah karena ini untuk pertama kalinya aku membawa jurusan bahasa tembus nasional. Memang di sekolahku jurusan bahasa dianggap sebelah mata *bahkan gak dianggap lagi* tapi, aku bisa membuktikan kalau jurusan aku pun bisa bersaing dan tidak kalah dari jurusan-jurusan lainnya. Dari awal aku memilih jurusan bahasa, aku sudah punya visi dan misi untuk mengangkat jurusan ini. Puji Tuhan, sudah ada yang tercapai.

Tidak lupa juga, saat ikut olimpiade ini aku bertemu dengan teman-teman dari seluruh Indonesia. Seru banget. Paling lucu pas lagi ngomong. Logat dan dialeknya beda-beda. Aku juga beruntung dapet temen sekamar yang baik banget. Mereka adalah Sarah dari Jakarta, Arin dari Surabaya dan Ghea dari Toraja. Yipieee…

2. Juara 1 lomba debat bahasa Inggris tingkat kabupaten *horee….* Aku jadi third speaker waktu itu. Hal yang berkesan bukan saat lombanya, tapi hari-hari persiapan lombanya. Itu juga nguras air mata *ada sedikit kejadian waktu itu yang tidak diketahui oleh anggota debatku, cuma guru pembimbing kedua aku aja yang tahu.*

Jujur, aku ini orangnya rada pesimisan alias mental tempelah *ini jujur*. Ceritanya pas pemantapan mental beberapa hari sebelum lomba, di sekolah aku kan ada satu panggung tuh. Jadi kalau ada acara apa gitu, diadakan di panggung tersebut dan bisa disaksikan seluruh penjuru sekolah *kecuali ruang kelas 12 IPS dan Bahasa-lah.*

Waktu itu kami latihannya di panggung itu. Fyi, sebelumnya waktu kelas X aku udah pernah berdiri di panggung itu untuk latihan debat juga. Tapi, waktu itu aku cuma bantuin tim inti *aku jadi cadanganlah ceritanya* itu bener-bener kejadian tergila yang pernah aku alami. Aku tak ada latihan sama sekali, eh, tiba-tiba aja dipanggil ke atas panggung dan disuruh latihan debatnya di sana. *kalo bisa milih, rasanya pengen terjun dari gedung tertinggi di dunia. Pengen tewas di tempat ajalah* Waktu latihan itu kan aku jadi first speaker, nah, pas mau maju buat ngomong tuh errr…. Muka pucat abis. Trus guru pembimbing aku, dia berdiri di belakang aku dan bisikin kata-kata super buat aku, “remember, you can do it, Rita. You are beautiful.” Begitulah kata-kata beliau *gue paling inget beliau bilang aku beautiful hihihi…* Nah, entah kekuatan dari mana, aku lancar banget ngomongnya walaupun masih pake teks. Ya iyalah, itu aja tanpa latihan sama sekali.

Oke, back to 2013. Aku ini orang gampang gugup. Pas latihan jadi third speaker, aku ngomongnya udah tanpa teks, tapi diganti dengan kartu-kartu kecil sebagai poin-poin pembahasan. Ngomongnya masih tersendat. Nah, kan aku ngomongnya pake microphone, jadi terdengarlah suara jelekku di seluruh penjuru sekolah. Pas setengah jalan, aku pengen berhenti. Soalnya itu gugupnya udah gak bisa dijelasin dengan kata-kata deh. Lemes!!!

Tapi, aku yakinkan diriku sendiri kalau aku bisa melakukannya!! Dan yeah… Akhirnya latihan kami sukses dan itulah yang membawa sekolahku juara 1 di lomba tersebut. Horeee….

3. Karena juara 1 tingkat kabupaten, sekolahku otomatis berhak maju ke tingkat provinsi. Well, kali ini adalah kejadian yang tidak akan pernah termaafkan seumur hidup. Seminggu sebelum lomba, entah kenapa aku dirasuki setan pesimis dan ketakutan. Jadi aku berniat ngundurin diri. Jadi, 2 hari sebelum lomba (hari Sabtu waktu itu) kami dikumpulkan. Sebelumnya aku udah sms ke anak guru pembimbing aku kalau aku mau ngundurin diri. Dalam hati udah was-was. Pasti bakal diamuk. Tapi, belum. Hari Sabtu itu kami kumpul dan aku kena ceramah panjang lebar. Tapi, itu belum mengurangi ketakutan aku. Jadi, guru pembimbing aku yakini aku kalo everything’s gonna be alright. Dia bilang jangan pernah mendewakan lawan-lawan. Tapi, kitalah yang harus mendewakan diri dan menganggap mereka tuh kayak upil *kira-kira begitulah yang beliau bilang ke aku*

Awalnya udah mulai tumbuh optimistis. Tapi, siangnya lagi-lagi ketakutan bikin aku down sejadi-jadinya. Well, aku bikin keputusan. Aku tidak akan ikut ambil bagian lomba itu. Bisa ditebak bagaimana reaksi guru pembimbingku? Marah besar, bahkan marahnya melebihi singa yang sedang marah. Ada beberapa kata yang tidak enak keluar dari mulutnya *aku taunya dari beberapa teman aku* Salah satunya, dia sampai bersumpah tidak akan menegur sapa aku sampai lulus SMA. Sakit banget, tapi aku tahu inilah konsekuensinya.

4. Juara umum 2 saat kenaikan kelas ke 12. Bangga, karena kata guruku sudah belasan tahun jurusan Bahasa tidak pernah menempatkan siswa/i-nya di peringkat teratas. Sekali lagi, kuucapkan puji Tuhan dan terima kasih untuk yang selalu mensupport aku. Thanks ya….

5. Aku gak lulus TO pertama!!! Mamak, tolong aku!!! Rata-rata emang lumayan tinggi, bahkan nilai TO tertinggi aku Bahasa Jerman, 9.20. Tapi, seperti pepatah karena nilai setitik rusak susu sebelanga. You know, apa yang membuatku tidak lulus? Yeah, karena matematika terkutuk itulah yang bikin aku gak lulus. Nilainya? Cukup 2.00 saja *mengenaskan*

6. Aku ini rada labil. Jadi ceritanya aku ngambek sama sahabat terbaikku gara-gara masalah sepele. Waktu mendekati hari Sumpah Pemuda, aku-salah satu anggota FABIB (Forum Anak Bintan Bersatu)- ditugaskan untuk bikin naskah drama dengan tema A buat tampil di kantor bupati. Pas naskah udah jadi, eh, kena sedikit komplen sama pembimbing karena seharusnya tema dramanya itu B bukan A. Waktu itu aku udah mulai sedikit emosi. Kenapa? Karena aku ditugaskan untuk bikin tema A sama ketua forum bukannya tema B. Ibaratnya tuh kayaknya gak dihargai gitu. Apalagi pas ketik naskah itu, emosi lagi tinggi-tingginya karena ada insiden dan membuat aku tersinggung. Sontak aja aku langsung males bikin naskah baru. So, my bestfriend yang ambil ahli. Tapi, pas naskah yang direvisi dia udah selese, gak tau kenapa hati ini kok rasanya panas. Bukan merasa diri yang paling hebat, tapi naskahnya udah di luar pemikiranku. Gak sesuai selera aku pokoknya. Ada rasa kecewa mendalam di hati ini. Pokoknya jadi sebel banget sama sahabatku. Tapi, untuk sekarang udah baikan kok. *baikannya juga ada dramanya. Hidupku emang dipenuhi drama* wkwwkwk….

Tapi, masih ada yang mengganjal di hati dia. *ini katanya dia lho* Sampai sekarang pun dia masih tanya sama aku alasan aku sebel sama dia. Dia bilang aku masih menyembunyikan sesuatu dari dia walaupun udah aku jelasin kenapa aku sebel sama dia. Memang sih ada sesuatu yang sulit kujelaskan penyebab aku ngambek sama dia. Tapi, semua itu tidak terlepas dari hormon labil.😀

7. GAGAL KE SEPANG!!! Hancur hatiku!!!! Padahal tiket udah di tangan woyy!!! Itu pesennya juga pas masih kelas XI. Adihhhh….. Sakit euyy!!! Alasan gagal ke Sepang? Ada beberapa alasan sih sebenarnya. Salah satunya kata kepsek akhir September atau awal Oktober gitu bakalan UTS. And you know what?? UTS-nya bulan November!!! *kepsek gak konsisten* trus alasan lainnya? Hahaha… Biar Tuhan dan aku serta orang terdekatku yang tau.😀

8. Viewers blog membludak. Thanks banget buat kalian yang suka baca fanfic aneh bin geje bin labil bin… *apalagi ya?* Oke, pertama kalinya aku nulis fanfic Marc Márquez tuh pas liburan kenaikan kelas dan liburan puasa. Sebenarnya itu cuma iseng. Eh, tau-taunya sampai sekarang nulis ff Marc masih berlanjut. Doain yee semoga makin banyak ide dan setan rajin merasuki daku biar lancar post ff-nya wwkwkwk….

9. Akhirnya aku pensiun dari WartaONE *senangnya….* Fyi, WartaONE *dibaca wartawan bukan warta o-n-e* adalah buletin sekolah pertama dan hanya satu-satunya di provinsi Kepulauan Riau #bangga

Di sini aku menjabat 3 posisi sekaligus *bukannya maruk, tapi aku ditunjuk* yakni, cover designer, publisher dan…. posisi kesukaan sekaligus posisi penyebab orang mati muda karena sakit jantung adalah editor. Jadi editor gak muda. Ibaratnya tuh tiada hati tanpa emosi. Suerr… Ini posisi yang bikin darah tinggi. Setiap ngedit pasti dibarengi makian-makian yang keluar dari mulut. *dosa gue berapa kilo ya?*

10. Aku nulis surat cinta untuk seorang laki-laki. Wkwkwkwk…. Laki-laki itu adalah CASEY JOEL STONER. Itu kulakukan pas ulang tahun abang Casey yang ke-28. *jadi malu*

Cukup deh. Jari-jari aku udah mulai rontok. Hahahaha…. Sekarang, resolusi aku untuk 2014 *semoga tahun 2014 bersahabat dengan daku*

1. Lulus UN dengan nilai memuaskan dan bisa berdamai dengan matematika. *math, lu jangan kejam-kejam ya sama gue? Atau gak kita main cinta-cintaan aja? Gue berusaha buat cinta ama lu, lu juga harus cinta ama gue? Oke, sepakat?* *ciri-ciri orang stres*

2. Terbit novel. Beberapa bulan yang lalu, aku kirim naskah novelku ke beberapa penerbit. Harapan sih semoga aja novelku diterima dan diterbitkan *amin* dan juga bisa menghasilkan karya-karya lainnya lagi.

3. Masuk universitas dengan jalur undangan.

4. Nyepang tahun depan. Pengen ketemu papanya Miguel wkwkwk…

5. I wanna make my parents proud of me.😀

Cukup sekian dan terima kasih. Happy new year to everyone….😉 see you next year.

One thought on “Kilas Balik 2013 & Resolusi 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s